Gugup saat Presentasi?? Ngga’ deh.. - Keluarga Mahasiswa Teknik Industri UMS

Gugup saat Presentasi?? Ngga’ deh..

Saat menunggu waktu untuk mempresentasikan tugas di depan teman dan dosen, uuugghh…rasanya pengin deh, kabur dari kelas. Deg-degan, keringat dingin, mual, dan mulas campur jadi satu.
Well, wajar kok kalau kita merasa gugup saat harus presentasi di depan kelas. Bahkan seorang public speaker pun masih bisa menderita demam panggung tuh, saat harus berbicara di depan umum. Biasanya gugup itu datang saat rasa percaya diri kita berkurang. Nah, biar presentasi lancar, coba deh tips  berikut:
Sebelum presentasi, siapkan diri dulu dengan memahami materi apa yang akan kita bawakan. Biar nggak ribet, bikin saja pointers di kertas kecil  tentang apa yang akan kita presentasikan. Nggak usah menulis panjang lebar, ya.
Bersikap nothing to lose. Keinginan kita untuk melakukan sebaik mungkin tanpa cacat, atau ketakutan untuk membuat kesalahan bikin kita jadi tegang dan grogi sendiri.
Tenang dan hadapi audience dengan percaya diri. Kalau memang kita termasuk berbakat melawak, boleh banget tuh menyisipkan humor di awal presentasi kita.Tapi, kalau kita tipe yang serius, ya nggak usah memaksakan diri untuk ngelawak, ya. Daripada garing, hehe…
Usahakan untuk berbicara jelas dan nggak usah terburu-buru. Ibarat CD Player, kadang kita juga perlu mem-pause presentasi kita. Nah, saat inilah kita ambil nafas panjang untuk makin mengurangi grogi.
Jangan lupa juga untuk melakukan eye contact sama audience, ya. Nah, ada beberapa tips  nih. Kalau kita 'nggak sanggup' untuk eye contact, kita cukup melihat rambut di atas kening audience saja. Psstt, dari jauh kita akan terlihat seperti memandang mata mereka, lho.
Jadi, sudah siap kan untuk menghadapi presentasi besok? Good luck, guys!
Disadur dari Tirai edisi Juni 2012
#Author Wahyu Yoga Utama '10

Tags: , ,
 

Kutipan

There is No Best Way but There is Always a Better Way

-Industrial Engineering
Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan, tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan.

-Ali bin Abi Thalib

Terbaru

Ikuti melalui Email

Akun Resmi

Line: @jdu1915m ❖ Facebook: @UMS.KMTI
Instagram: @kmti_ums ❖ Twitter: @kmti_ums
Email: our.kmti@gmail.com
Hak Cipta Templateism © Informasi dan Multimedia Periode 2017